RAPAT KOORDINASI TIM KOORDINASI PENAGGULANGAN KEMISKINAN DAERAH KOTA TANJUNGBALAI TAHUN 2026
TANJUNGBALAI – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Tanjungbalai menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Tanjungbalai Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Aula Sutrisno Hadi, Kantor Pemerintahan Kota Tanjungbalai, pada Kamis (29/10/2026).
Rapat dipimpin dan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadli Abdina, S.P., M.Si. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya rakor tersebut. Menurutnya, pertemuan ini memiliki arti penting sebagai forum untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah antarinstansi. Ia menekankan perlunya memastikan bahwa seluruh program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan yang telah berjalan sepanjang tahun 2026 benar-benar memberikan dampak nyata terhadap tren penurunan angka kemiskinan di masa yang akan datang.
Kepala Bapperida Kota Tanjungbalai, Mariani, S.Si., M.Si., dalam paparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan penanggulangan kemiskinan di Kota Tanjungbalai diatur dan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan serta Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Regulasi tersebut mengamanatkan pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret dalam mempercepat penghapusan kemiskinan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Mariani memaparkan bahwa tingkat kemiskinan Kota Tanjungbalai saat ini berada di angka 10,67% atau sebanyak 20.000 jiwa. Capaian ini menunjukkan tren positif karena berhasil turun dari tahun sebelumnya yang menyentuh angka 11,97%, dan kini Tanjungbalai menempati peringkat ke-7 tertinggi di antara kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Rakor ini turut diisi dengan diskusi panel dari berbagai pemangku kepentingan. Perwakilan dari Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara hadir memberikan paparan terkait evaluasi, strategi, dan kebijakan penanggulangan kemiskinan di lingkup provinsi. Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungbalai, Zul Abdiman, S.Kom., M.M., merinci dukungan program perlindungan sosial dari pemerintah pusat yang dikerahkan untuk membantu penanggulangan kemiskinan di wilayah Tanjungbalai.
Sebagai penutup sesi materi, akademisi dan narasumber Dr. Eriadi, S.E., M.Si., memberikan pandangan akademis mengenai strategi pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan yang efektif melalui penerapan pola crosscutting atau lintas sektoral yang terintegrasi antarpembangunan.
Selain OPD Kota Tanjungbalai, Instansi Verikal, dan Para Lembaga Organisasi Masyarakat, turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai, di antaranya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakot Tanjungbalai, Drs. Fitra Hadi, M.I.Kom.; Asisten Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setdakot Tanjungbalai, Tajul Abrar Nur Ritonga, S.T., M.M.; Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakot Tanjungbalai, Hamdani, S.E., M.Si.; serta Staf Ahli Bidang SDM Kota Tanjungbalai, Anwar Ruji, S.Sos.





