FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) RENCANA PEMBANGUNAN KAWASAN SENTRA PERIKANAN KOTA TANJUNGBALAI

Dalam rangka mendukung visi pembangunan Ekonomi Biru (Blue Economy) yang berkelanjutan berbasis pada pemanfaatan sumber daya laut dan perariran. Pemerintah Kota Tanjungbalai memiliki rencana program untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota dengan melakukan Pembangunan Kawasan Sentra Perikanan yang direncanakan berada di Pulau Buaya Kecamatan Teluk Nibung. Maka dari itu, Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Bapperida Kota Tanjungbalai melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Perikanan Kota Tanjungbalai bertempat di Lt-1 Ruang Aula Bapperida, Gedung Bapperida Kota Tanjngbalai, pada hari senin (10/11/2025).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bapperida Kota Tanjungbalai, Zul Abdiman, S.Kom, MM., dalam sambutannya beliau mengatakan pada Dokumen Perencanaan Jangka Menangah Nasional dan Provinsi Sumatera Utara, Tanjungbalai merupakan kawasan Blue Economy maka dari itu Sektor Perikanan memegang peranan penting dalam ekonomi lokal Kota Tanjungbalai dengan kontribusi yang signifikan terhadap PDRB Kota Tanjungbalai.
Lebih lanjut beliau mengharapkan melalui kegiatan FGD ini akan dapat mengidentifikasi potensi dan permasalahan jika Kota Tanjungbalai merencanakan Pembangunan Kawasan Sentra Perikanan di Pulau Buaya yang merupakan salah dari sembilan pulau yang ada di Kota Tanjungbalai.
Kemudian, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, SP., MSi, dalam arahannya mengatakan, Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Perikanan Kota Tanjungbalai merupakan semangat untuk membangun daerah sesuai dengan Visi dan Misi dalam mewujudkan Tanjungbalai yang Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera (EMAS). Lanjutnya dalam arahannya beliuan mengatakan bahwa, aktivitas nelayan perikanan tangkap merupakan potensi untuk meningkatkan PAD dari sektor perikanan meskipun Kota Tanjungbalai tidak memiliki wilayah laut, menurut beliau keadaan ini di dukung dengan adanya gudang-gudang ikan yang berada di Kecamatan Teluk Nibung. Maka dari itu untuk mendukung Rencana Pembangunan Kawasan Sentra Perikanan Kota Tanjungbalai di Pulau Buaya, beliau berharap percepatan sertifikasi pulau-pulau yang ada sehingga Kawasan Sentra Perikanan dapat diwujudkan pembangunannya.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi berbagai permasalahan yang terjadi dan usulan oleh masing-masing OPD yang terkait, dan sekitar pukul 15.00 WIB rapat ditutup oleh Kabid Perekonomian, SDA, Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Kota Tanjungbalai.
Kegiatan ini diikuti oleh Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Syahbandar Perikanan Tanjungbalai Asahan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara, UPT. Perikanan Propinsi Sumatera Utara, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumatera Utara (BBKHIT Sumatera Utara) Satpel Tanjungbalai Asahan, Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Tanjungbalai Asahan, Perusahaan Umum (PERUM) Jasa Tirta I, Badan Pertanahan Nasional Kota Tanjungbalai, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tanjungbalai, Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tanjungbalai, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Tanjungbalai, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tanjungbalai, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tanjungbalai, Dinas Perikanan Kota Tanjungbalai, serta Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Tanjungbalai.
