Agenda

MUSRENBANG RKPD KOTA TANJUNGBALAI TAHUN 2027

Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada hari Kamis (12/2/2027) bertempat di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai.

Sebagai Informasi, Musrenbang RKPD dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanan pembangunan nasional dan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang menyatakan bahwa daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional, dan dalam rangka memenuhi amanat permendagri nomor 86 tahun 2017 pasal 94 menyatakan bahwa Bappeda (Bapperida) melaksanakan dan mengkoordinasikan Musrenbang RKPD yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan yang bertujuan untuk menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah, program, kegiatan dan target kinerja, penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran prioritas pembangunan provinsi, serta klarifikasi program yang menjadi kewenangan daerah dan program kegiatan yang diusulkan berdasarkan hasil musrenbang kecamatan.

Acara yang menjadi wadah penting bagi perencanaan pembangunan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, tokoh masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) di wilayah Kota Tanjungbalai.

Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim B, S.E., M.A.P.,  didampingi Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Asisten Perekonomian dan pembangunan Setdaprovsu, Ir. Muhammad Armand Effendy Pohan, M.Si.,  membuka secara resmi Musrenbang RKPD 2027

Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan sejumlah hal yang menjadi penjabaran Visi dan Misi Tanjungbalai tahun 2025-2029, diantaranya berkaitan dengan indikator makro pembangunan; Pertumbuhan Ekonomi, penurunan Tingkat Kemiskinan, penurunan emisi gas rumah kaca, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, penurunan Tingkat Pengangguran terbuka dan Indeks reformasi birokrasi

Percepatan ekonomi daerah berorientasi pada potensi lokal yang bergerak ke arah konsolidasi sektor perdagangan, UMKM, dan perikanan yang menjadi tumpuan pertumbuhan disertai dorongan terhadap inovasi dalam penyelenggaraan layanan publik.

” Fokus pembangunan kota Tanjungbalai tahun 2027 adalah Percepatan pemulihan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas SDM berbasis potensi lokal dan indusivitas, untuk itu penguatan ekonomi ini tentu harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan, peningkatan mutu pendidikan, dan perluasan akses layanan kesehatan yang lebih inklusif,” Ujar Mahyaruddin Salim.

Selanjutnya, Kepala Bapperida Kota Tanjungbalai, Mariani. S.Si, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan orientasi penyusunan RKPD tahun 2027 ini penyusunan telah diawali dengan pada desember Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan serta yang lalu, pelaksanaan Konsultasi Musrenbang Publik khusus Kelurahan dan Kecamatan menghasilkan 445 usulan yang terbagi ke dalam 11 bidang usulan, , selanjutnya usulan pokok-pokok pikiran dprd dan akan terus dikonsolidasikan untuk diakomodir ke dalam rancangan renja masing-masing perangkat daerah, yang tentunya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Musrenbang ini bertujuan untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah tahun 2027, mengklarifikasi usulan program yang telah disampaikan masyarakat, serta mempertajam indikator kinerja program yang akan dijalankan oleh setiap Perangkat Daerah,” ujar Mariani.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Muhammad Armand Effendy Pohan, M.Si., menyatakan dalam meningkatkan pembangunan ekonomi, pemerintah daerah Kabupaten/Kota harus mampu menyediakan lapangan kerja kepada masyarakat. Intervensi pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur juga otomatis akan menopang ekonomi rakyat.

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari narasumber dari Bapelitbang Provinsi Sumut, Okotavia Siska Yanti selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia terkait arah kebijakan pembangunan Provinsi dan Kota, serta diskusi panel atau sidang kelompok (desk) untuk membahas program dan kegiatan dari masing-masing bidang.

 

Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap dapat menghasilkan rancangan dokumen perencanaan yang berkualitas, aspiratif, dan tepat sasaran, sehingga pembangunan Kota Tanjungbalai di tahun 2027 dapat berjalan maksimal dan terukur.